Kamis, 15 Desember 2016

Review: Samsung Gear 360, Perekam 360 Derajat Seharga Rp 4 Juta

Video 360 belakangan menjadi tren baru di dunia mobile dan online streaming. Sesuai namanya, video jenis ini memungkinkan pemirsa melihat ke segala arah saat menyaksikan rekaman video, tak lagi terpaku pada bidang pandang kamera yang terbatas layaknya video tradisional.



Perangkat khusus berupa headset “virtual reality” untuk menunjang pemutaran video 360 sudah banyak beredar, demikian pula dengan kamera untuk keperluan kreasi konten yang bersangkutan.

Salah satu kamera ini adalah Gear 360 besutan Samsung yang pertama kali diperkenalkan dalam ajang Mobile World Congress 2016 bersama dengan duo flagship Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge

Gear 360 dirancang agar mudah dipakai oleh konsumen awam, cukup dengan memadukannya bersama salah satu model smartphone flagship dari pabrikan yang sama. Namun ia juga sanggup beroperasi secara mandiri, tanpa dipasangkan dengan ponsel.

Seperti apa cara kerja dan hasil tangkapan gambar Gear 360? Simak selengkapnya dalam ulasan KompasTekno berikut.

Desain

Dengan bentuk bulat, Samsung Gear 360 memiliki tampilan unik mirip bola mata manusia dengan tubuh berwarna putih dan dua modul lensa fish-eye dengan cakupan bidang pandang 180 derajat.

Masing-masing lensa itu memiliki sensor gambarnya sendiri, dengan resolusi 15 megapiksel. Jadi, Gear 360 tak ubahnya dua buah kamera yang disatukan dengan posisi saling memunggungi. Gambar tangkapan dua kamera inilah yang nantinya disatukan untuk memperoleh pandangan ke segala arah.


Oik Yusuf/ KOMPAS.com
Salah satu lensa Gear 360, dengan lampu indikator berwarna merah. Tombol record untuk merekam video atau menjepret foto ada di bagian atas.


Ukuran fisik Gear 360 sedikit lebih kecil dari bola tenis. Dua lensa kamera tadi agak menonjol ke arah luar. Di pojok kiri atas masing-masing lensa terdapat lampu indikator berwarna merah untuk menunjukkan bahwa lensa yang bersangkutan sedang aktif.

Pengguna bisa memilih untuk mengaktifkan salah satu kamera saja atau keduanya.

Di sisi atas terdapat tombol record dan sebuah layar LCD kecil untuk memberikan sejumlah keterangan penting seperti durasi waktu perekaman video atau jumlah frame foto yang tersisa, juga mode pengambilan gambar yang tengah diaktifkan.

Dua tombol lain terletak di bagian samping. Tombol pertama berfungsi mengaktifkan Bluetooth (untuk menyambungkan Gear 360 dengan ponsel) sekaligus tombol menu.

Sementara, tombol kedua berfungsi untuk mengaktifkan Gear 360 sekaligus menjalankan fungsi “back” ketika menjelajah menu. Fungsi “ok” untuk memilih opsi dalam menu dijalankan oleh tombol record di bagian atas.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com
Dua tombol Bluetooth (menu) dan tombol daya (back) di salah salah satu sisi Gear 360. Sisi lainnya memuat kompertemen baterai, kartu micro-SD, dan konektor micro-USB.

Layar kecil yang terletak persis di sebelah tombol record bakal menyajikan deretan opsi yang bisa dipilih dalam menu.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda