Senin, 05 Desember 2016

BlackBerry Rilis "Android Aman" DTEK60, Dijual Rp 6,5 Juta

Desas-desus mengenai keberadaan smartphone berbasis Android Blackberry DTEK60 sudah cukup lama beredar. Kini, ponsel yang diklaim aman itu sudah resmi dirilis.



BlackBerry DTEK60 merupakan seri penerus dari DTEK50 yang baru dirilis pada akhir Juli lalu. Bedanya dengan generasi sebelum, DTEK60 memiliki spesifikasi yang lebih tinggi.

BlackBerry DTEK60 sendiri dibuat berdasarkan desain referensi dari TCL, yaitu perusahaan China pemilik merek Alcatel.

Baca: BlackBerry Rilis Android Teraman DTEK50, Harganya?

Smartphone ini dibekali dengan rangka berbahan metal dengan finishing dual glass panel.
Layar BlackBerry DTEK60 berbentang 5,5 inci dengan dukungan resolusi Quad HD 2.560 x 1.440.

"Otak" pemrosesannya diserahkan kepada Qualcomm Snapdragon 820, yang dikombinasikan dengan RAM 4 GB dan memori internal 32 GB.

Ponsel ini juga dibekali dengan kamera utama (belakang) setajam 21 megapiksel, baterai 3.000 mAh dengan fitur QuickCharge 3.0, port USB-C, dan alat pemindai sidik jari di bagian belakang.

BlackBerry DTEK60 menjalankan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow.

BlackBerry mengklaim DTEK60 lebih aman dibanding smartphone Android lain. Pasalnya ponsel ini dibekali dengan sejumlah software pengaman, seperti secure bootloader, hardware root of trust, dan DTEK.

BlackBerry juga menjamin, pembaruan-pembaruan keamanan akan dirilis lebih cepat dari perangkat Android merek lain.

Dilansir KompasTekno dari The Verge, Rabu (26/10/2016), BlackBerry menawarkan DTEK60 dengan harga 499 dollar AS atau sekitar Rp 6,5 juta. Penjualan dilakukan melalui situs resmi perusahaan asal Kanada itu.

Belum ada informasi mengenai ketersediaan BlackBerry DTEK60 di Indonesia.

BlackBerry bakal memasarkan DTEK60 sebagai perangkat yang dijual kepada institusi bisnis dan pemerintah. Namun, sama seperti pada DTEK50, konsumen biasa juga bisa membeli ponsel tersebut lewat toko retail jika memang berminat.

Untuk diketahui, saat ini BlackBerry sedang bertransisi dari perusahaan hardware menjadi perusahaan software. BlackBerry akan mengeluarkan lisensi software-nya kepada perusahaan lain.

Blackberry sendiri dikatakan masih berperan dalam penentuan spesifikasi dan desain DTEK60. Tapi perangkat genggam lain setelah seri ini akan sepenuhnya dikembangkan oleh produsen lain yang memiliki lisensi merek.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda